Category: Beauty

March Beauty Empties

Terinspirasi dari beberapa artikel di situs majalah fesyen plus blog post dari beberapa blogger. Akhirnya saya memutuskan untuk nulis beauty empties ini. Well, sebetulnya sih ada dua produk yang belom abis, tapi udah keburu ngga enak dipake dan bikin kulit gatel dan panas karena PAOnya udah abis.

Berbicara tentang PAO atau period after opening, saya ngga terlalu strict untuk tossed out yang sudah passed their PAO asal ngga passed on expiration date. Saya cuma ngecek apakah teksturnya berubah atau they felt funny on my face. For some it may be cringey ya. Tapi buat saya as long as it is not irritating my skin berarti it’s still good.

On to the post, ada 4 produk yang saya sangkutkan di March Beauty Empties. 1 produk body care, 2 produk skin care dan 1 kosmetik. Apa aja? Yuk dicek.

Continue reading “March Beauty Empties”

The Body Shop Pore Cleansing Exfoliator Review

Sekitar bulan Oktober 2017 lalu saya mulai ngerasa kalau komedo makin banyak di sekitar hidung. Kalo lagi pegang hidung berasa banget kasarnya. Yes, I know untuk perawatan maksimal memang bagusnya facial yang dilakukan secara rutin. Tapi saya belum nemu lagi tempat facial yang bersih, ngga sakit saat exfoliating dan harga yang terjangkau.

So, untuk solusi cepat dan hemat saya beli facial scrub dulu saja. Toh kalo dirutinkan biasanya wajah kita juga bisa tampak lebih bersih. Pilihan jatuh kepada produk The Body Shop. Well, sebetulnya ini bukan kali pertama pake TBS Pore Cleansing Exfoliator, dulu juga pernah pake dan hasilnya lumayan bikin bersih wajah. Kata Mas TBS sih supaya lebih maksimal, selesai menggunakan si TBS Pore Cleansing Exfoliator ini lanjut disambung dengan masker. Tapi saya belum seniat itu untuk masker-an euy ?

Continue reading “The Body Shop Pore Cleansing Exfoliator Review”

BioTalk Body Polish Review

Apa yang biasanya dilakukan ketika sedang jenuh maksimal, pengen me time tapi lagi ngga bisa punya jeda waktu yang lumayan lama, plus keadaan keuangan yang nyaris krisis? Saya biasanya titip anak ke orang rumah, lalu melipir ke kamar mandi buat…mandi.

Tapi bukan mandi sembarang mandi ya. Saya biasanya sengaja berlama-lama mandi dan pake produk andalan, Biotalk Body Polish Lavender.

Biotalk Body Polish ini bukan body polish yang pertama kali saya pakai. Beberapa tahun lalu saya sempat rutin pake The Body Shop Body Polish tapi karena ngga ngefek apa apa, kayak sabun dalam bentuk gel aja, saya akhirnya menghentikan pemakaian TBS Body Polish.

Terus, pas lagi asyik-asyiknya nyoba lini produk Biotalk (Dulu BodyTalk, FYI) saya pun tergiur sama promo Beli Body Polish + Soap Bar, gratis body oil. And all in lavender variant. Promonya in April this year, dan saya jatuh cinta sama Lavender Body Polish ini sejak itu.

Continue reading “BioTalk Body Polish Review”

BodyTalk Soaps: Membuat Saya Ngga Takut Mandi

BodyTalk Soaps: Membuat Saya Ngga Takut Mandi

Untuk beberapa orang, mandi rasanya menjadi the ultimate me time. Makanya ada yang menghabiskan waktu lama sekali untuk mandi. Kalo saya? Dari dulu rasanya ngga terlalu mengistimewakan mandi, malah kata L, antara saya mandi atau ngga ya ngga keliatan bedanya ??.

Tiga bulan yang lalu, saya ganti merek sabun mandi dari Palmolive ke merek lain karena ada promo BOGOF (buy one get one free). Ndilalah, sabunnya ternyata ‘keras’ untuk kulit saya yang sensitif dan mengidap psoriasis (semacam kelainan autoimmune yang membuat kulit mengalami regenerasi dengan cepat jadinya terlihat bersisik atau seperti bekas luka. Lengkapnya cek google yah). Selama satu bulan saya jadi takut mandi karena kulit terasa perih pas mandi, tapi mau ganti kok sayang uang (jiwabuibuu).

Hingga pas Calendula Healing Salve yang saya gunakan untuk treat psoriasis hampir habis, saya kepikiran untuk beli sabun dari merek yang sama. Order sabun pertama saya dari  BodyTalk adalah untuk varian Honey Calendula dan Rosehip Argan, sedangkan order kedua adalah Cucumber Aloe Vera dan Honey Calendula. Kenapa ada yang beda? Nanti saya cerita ya.

Continue reading “BodyTalk Soaps: Membuat Saya Ngga Takut Mandi”