Category: Personal Life

Tentang Penampilan

Salah satu nasihat (atau peribahasa?) yang paling naif menurut saya selain dari ‘jangan pilih-pilih teman’ adalah ‘don’t judge a book by its cover’ alias jangan lihat dari penampilannya saja. But sadly, we do judge people by their appearance. Saya pikir saya bukan orang yang judgmental, apalagi dengan prinsip ‘urusan lo yang ngga ngaruh ke gw, ya bukan urusan gw’ tapi ada saatnya saya menilai orang dari penampilan. Saat FGD atau ngeliat responden yang direkrut pas CLT misalnya, I do judge them based on their appearance. Sesederhana saya sangsi kalo si A ini beneran mid-upper class apa bukan dari dia pake tas merek apa, bajunya looks good on her atau ngga.

Continue reading “Tentang Penampilan”

Kontrol Kehamilan; Memilih Dokter dan Rumah Sakit

Salah satu hal pertama yang terlintas di pikiran saya saat melihat dua garis di testpack adalah mau periksa ke mana? ke siapa? Sebetulnya sih, kalo mau mudah tanpa harus pilah-pilih lagi ya tinggal kembali ke dr. Stella, dokter yang membantu persalinan cici F. Apalagi memang dr. Stella dan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading ini kan sudah sesuai dengan apa kriteria kami; dokter perempuan, lokasi rumah sakit yang cukup dekat, dan tempat parkir mumpuni. Oleh karena itu, untuk kontrol pertama kehamilan, saya kembali ke dr. Stella Shirley Mansyur di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Continue reading “Kontrol Kehamilan; Memilih Dokter dan Rumah Sakit”

Tentang Kehamilan Kedua

Kehamilan memang bisa jadi salah satu titik perubahan dalam kehidupan perempuan. Saya kira, setelah mengalami kehamilan pertama, kehamilan selanjutnya akan biasa-biasa saja. Toh kan ya sudah pernah, tapi ternyata rasanya berbeda. Sangat-sangat berbeda.

Kehamilan kedua ini ngga bisa disebut direncanakan tapi ngga bisa disebut sebagai kebobolan juga. Lah gimana? Ya, saya dan suami emang ga pake metode KB apapun, karena ingin hamil tahun ini, tapi disebut direncanakan juga ngga, karena setelah false alarm di Februari lalu ya saya pun memproyeksikan hamil mungkin menjelang akhir tahun. Tapi ternyata proyeksi hamil ya salah juga karena Februari itu jadi terakhir saya mens.

Continue reading “Tentang Kehamilan Kedua”

Q2 2018 in Review

Hulo readers (ge-er banget berasa post ini bakal ada yang baca). Setelah beberapa bulan ini vakum menulis di blog, dengan postingan suka-suka itu dibuat di bulan Maret. Akhirnya terkumpul kembali niat dan inspirasi untuk menulis sesuka hati. Memang sih blognya ga sepi banget ada content placement dan post collab, tapi posting itu lebih karena komitmen. Nah untuk memulai kembali semangat menulis, saya mau review saja apa yang saya lakukan di Q2 alias bulan April-Mei-Jun, saya sempilin bulan Maret juga deh ya gapapa.

Continue reading “Q2 2018 in Review”