Category: Pregnancy

Tentang Lahiran Anak Kedua

Setelah menuliskan melankoli yang menyerang di trimester dua dan tiga kehamilan di Oktober lalu, saya ngga menyangka jika tiga minggu setelahnya baby Kiwi diputuskan untuk melihat dunia lebih awal. Padahal masih banyak cerita yang ingin saya tuliskan dalam tema kehamilan kedua. Oh well, mungkin akan saya cicil. Kalo ngga lupa atau keburu males.

Saat kontrol di usia kehamilan 32 minggu, dokter sudah memberikan informasi mengenai jumlah ketuban yang ngepas. Indeksnya hanya 10. Saya diingatkan lagi untuk konsumsi air minum minimum 3 liter. Jumlah yang tidak terlalu sulit saat weekdays, tapi butuh banget perjuangan untuk dikejar saat weekend.

Continue reading “Tentang Lahiran Anak Kedua”

Pilah Pilih Busana Hamil

Saat hamil, tubuh perempuan memang berubah. Bukan hanya perut yang membesar, lingkar dada dan lingkar paha pun bisa kena dampaknya. Dulu, pas hamil cici F, perubahan badan saya tak terlalu kentara. Baby bump baru muncul saat usia kehamilan 7 bulan. Bagaimana dengan kehamilan yang ini? Perut sudah terasa begah bahkan di usia 3 bulan, sudah harus bilang bye-bye sama celana jeans andalan yang sebelum hamil terasa longgar. 

Kalo sudah begini, mau ngga mau saya mengeluarkan lagi koleksi baju hamil terdahulu. Setelah dicoba dipakai, ternyata ada yang harus direlakan karena bahannya ngga enak atau terlalu ketat di bagian paha. Lalu kemudian berburu di online shop atau department store saat jalan-jalan di akhir pekan. 

Continue reading “Pilah Pilih Busana Hamil”

Tentang Kehamilan Kedua: Antara C-Sect dan VBAC

Saat saya menulis ini, kehamilan saya berusia 23 minggu. Baru minggu lalu kontrol ke dokter kandungan, dan sempat mengobrol soal opsi VBAC alias vaginal birth after caesarean. Waktu ketahuan hamil dan kontrol dengan dokter yang menangani persalinan pertama saya, beliau langsung bilang untuk pilih tanggal karena anak saya belum berusia 2 tahun saat ketahuan hamil, jadi memang menjalani kehamilan dengan mindset bakal caesar lagi nih. 

Continue reading “Tentang Kehamilan Kedua: Antara C-Sect dan VBAC”