RabuRiset: Metode Pengumpulan Data Kualitatif

Hi hi..kembali lagi di RabuRiset. Setelah sempat vakum like 4 bulan-an, kali ini saya mau sharing tentang metode pengumpulan data kualitatif. Tapi, metode ini tidak akan saya bahas dari segi ilmiah atau teoritis ya, ini murni dari sisi praktis, dari apa yang saya jalani dalam pekerjaan saya dalam 6 tahun terakhir ini.

Pengumpulan data kualitatif ini biasanya dilakukan ketika kita pengen mengeksplorasi lebih dalam mengenai kehidupan responden atau alasan alasan responden saat melakukan sesuatu. Secara umum sih, metode kualitatif bisa kita bagi menjadi 3 yakni Wawancara Mendalam alias In-Depth Interview (IDI), Diskusi Kelompok terarah alias foucs group discussion (FGD) dan Home Visit.

Tapi sebelum membahas lebih lanjut tentang metode teknisnya, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan dalam perekrutan responden kualitatif. Jika di metode kuantitatif kita bisa saja mewawancarai semua orang asal sesuai dengan screener, di kualitatif ini kita harus pastikan kalo selain respondennya sesuai dengan screener tapi juga artikulatif dan mau meluangkan waktu sekian jam untuk ngobrol-ngobrol sama kita. Kenapa harus artikulatif? karena kita akan mengobrol dan berdiskusi panjang, sehingga kita membutuhkan responden yang dapat menyampaikan ide dan gagasan dengan efektif. Sulit mewawancarai orang yang tidak artikulatif karena mereka biasanya menjawab dengan jawaban pendek, tanpa deskripsi atau berakhir dengan “Ya gitu deh pokoknya”

Continue Reading

RabuRiset: Di Balik Quick Count Pilkada

Riuh pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah selalu diikuti dengan quick count dari berbagai lembaga survey politik atau divisi riset media massa. Tapi hasil quick count ini berbeda-beda meski bisa jadi perbedaan angka tidak sampai 5%.

Dalam Pilkada DKI putaran 1 kemarin, setidaknya ada 7 lembaga survei politik yang memublikasikan hasil survei mereka (Republika Online). Quick count dari lembaga survei ini memiliki hasil yang beragam. Kenapa hasil quick count bisa beragam? Yuk kita ulik perjalanan data untuk menghasilkan angka quick count.

Continue Reading

Rabu Riset: Metode Pengumpulan Data Kuantitatif

ALOHA! Ketemu lagi di #RabuRiset. Setelah dua post kemarin bercerita tentang review singkat kunjungan saya di kota Medan dan review Kuliner, diseling dulu sama posting yang satu ini ya.

Well, dulu saya pernah menulis tentang  komponen penting dalam riset dan juga tentang validitas data. Tulisan kali ini saya akan membahas tentang metode pengumpulan data yang biasa saya lakukan di tempat kerja. Sesuai judulnya saya hanya akan mengulas soal metode kuantitatif aja dulu ya. Metode kualitatif semoga bisa dipost minggu depan.

Continue Reading

Rabu Riset: The Life Stages

Dua tahun belakangan ini, setiap saya melakukan studi kualitatif ada hal menarik yang saya amati meski studi yang dilakukan adalah studi lintas industri. Hal ini juga terjadi di lingkaran kawan-kawan yang saya observasi.

Apa sih yang saya lihat? Sadar atau tidak perilaku dan value yang kita miliki sangat dipengaruhi oleh life stage. Saya yakin mereka yang pernah belajar psikologi tahu mengenai si tahapan hidup ini, pun praktisi atau akademisi di bidang pemasaran. Tapi rasanya dengan studi dan observasi yang dilakukan si teori life stage ini beneran terpampang nyata.

The behaviour and own values differences between life stages is glaringly seen. Apa yang dilihat sebagai hal yang penting di satu tahap kehidupan, mungkin menjadi hal yang kurang penting di tahap kehidupan lainnya.

Tapi apa sih life stages itu? Let me put it this way, tahap kehidupan adalah tahapan yang akan dilalui individu sesuai dengan usia dan perubahan status yang mereka miliki. Dari segi usia kita mengenal yang namanya baby – toddler – kids – teen – young adult – adult – elder. As we grows, the behavior also changes. Berbicara tentang perilaku, maka kita juga bisa cek kebiasaan pembelian barang atau jasa dari masing-masing tahap ini. Biasanya kalau di bidang kerja saya, kita bagi jadi teen, single adult, married without kids, married with kids dan elder. Kenapa ngga ada young adult? Macem dedek dedek kuliah? Biasanya sih kita masih anggap mereka sebagai teens. Karena di kacamata kita, they have no income yet even though they can be a decision maker, same with teens, no?   

On to the life stages, yuk kita bahas satu-satu mulai dari teen sampai elder. I warn you that it’s gonna be quite long read.

 

Continue Reading

Rabu Riset: Tiga Komponen Penting dalam Riset

Hai!!
Ketemu lagi di Rabu Riset edisi kedua.
Kali ini saya akan menulis tentang komponen riset atau penelitian yang paling penting, versi saya tentunya.

Seperti yang pernah saya singgung di Rabu Riset edisi pertama. Setidaknya ada 3 komponen utama dalam sebuah riset. You can’t do your research well if you can’t do these 3 things perfectly.

Continue Reading