The Paper Magician Review

Apa buku fantasi bertema sihir yang paling kamu suka? Saya sih pasti Harry Potter. Berbicara cerita yang berhubungan dengan sihir saya pasti langsung terbayang tentang mantra sihir (Alohomora, Stupefy, atau Riddikulus!), ramuan (Draught of Living Death, atau Felix Felicis), dan tentu saja tongkat sihir (Holly and phoenix feather). Semua yang saya sebut adalah hal yang ada di dunia Harry Potter.

Ketika memutuskan untuk membeli The Paper Magician, saya sudah membayangkan akan bertemu lagi dengan pernak pernik sihir ala Harry Potter. But I was totally wrong. Magic in the Paper Magician is not the same magic we knew in Harry Potter. It is a different concept entirely.

Continue Reading

Ssst! Ini Rahasia Supaya Keluarga Bahagia

Biasanya saya ngga begitu menikmati buku model self help karena membosankan dan biasanya ditulis dengan gaya preaching, not sharing. Jadi pas ngambil buku ini di BBW 2017 lalu sempet agak ragu, tapi menurut saya ini penting dibaca. Lagian tujuan hidup kalo bukan untuk berbahagia buat apa lagi kan?
Continue Reading

Scriptake: American Gods – Neil Gaiman

Setelah menamatkan Kindred Spirits-nya Rainbow Rowell, buku selanjutnya yang saya baca adalah American Gods.
Buku ini sebetulnya pertama kali terbit pada 2001 dan sekarang sudah diadaptasi ke serial televisi dengan judul yang sama.

Buku yang terdiri dari kira-kira 636 halaman cerita inti (it’s 657 pages including acknowledgement and all extras) ini sangat sulit untuk diidentifikasi genrenya apa. It is a mix of several genres. Bisa masuk fantasi, thriller, science fiction dan horor. FYI, buku ini sudah pernah memenangkan beberapa award juga seperti: Bram Stoker Award for Best Novel (2001), Hugo Award for Best Novel (2002), Nebula Award for Best Novel (2002), Locus Award for Best Fantasy Novel (2002), SFX Award for Best Novel (2002), Geffen Award (2003), Prix Bob Morane for roman traduit (2003).

Continue Reading

Scriptake: Kindred Spirits – Rainbow Rowell

Sesuai dengan Resolusi 2018 saya yang menargetkan satu buku satu minggu, saya memulai tahun ini dengan membaca short story dari Rainbow Rowell minggu lalu. Meski bukan buku banget, ngga apa-apa lah ya. Untuk bacaan ringan dan mengawali kebiasaan lagi.

Rainbow Rowell bukanlah penulis baru buat saya. Saya jatuh hati dengan tulisan penulis ini sejak membaca buku Eleanor and Park. Awal-awal si memang agak mirip dengan The Fault in Our Stars-nya John Green minus penyakit serius. Setelah menamatkan Eleanor and Park, saya lantas melanjutkan dengan Attachments dan Landlines yang menawarkan bacaan dewasa, lalu melahap lagi buku young adult dari Rowell; Fangirl dan Carry On.

Kindred Spirits merupakan cerita yang diproduksi untuk World Book Day 2016, jadi memang harganya murah dan jika di UK, beli buku ini bisa dapet akses gratis ke buku lainnya.

Continue Reading