DIY Do and Don’ts Demi Weekend Produktif

Ada ide apa untuk weekend kali ini? Travelling seru dengan keluarga? Staycation dalam kota? Eh tapi kondisi keuangan bikin meringis.

Santay, weekend di rumah pun tak mengapa. Apalagi kalo sambil mengerjakan sesuatu yang bermanfaat dan menghasilkan. Akhir-akhir ini saya sedang berburu proyek-proyek DIY untuk weekend produktif yang semoga bisa saya coba. Darimana idenya? Pinterest!!

Aplikasi yang satu ini memang sangat memudahkan kita dalam mencari ide-ide unik nan berguna. Apalagi ketika mengetik keywords DIY, hasilnya sangat memanjakan mata.
Tapi sebelum kalap nyoba DIY, simak dulu yuk do and don’ts dalam ber-DIY.

Tampil Keren Dengan Padu Padan Warna

Siapa yang sering banget diem di depan lemari karena bingung padu padan warna pakaian? Atau siapa yang sering bolak-balik nanya ke orang rumah, ‘warna ini kalo dipake sama warna ini, oke ngga’? I’m definitely raising my hand karena emang sering banget ngelakuin itu, padahal koleksi baju saya ngga banyak dan warnanya cenderung itu-itu aja. Tapi saya paling payah dalam padu padan warna. Kalo soal model mah, pilihan model baju saya terbatas.
Menyadari bahwa saya paling ngga bisa match warna, L jadi sasaran pertanyaan saya dan pemilik hak veto kalo ada warna yang ngga oke dicampur sama yang lain. Tapi, as you know, kalo spektrum warna laki-laki itu lebih sedikit dibanding perempuan, kadang L bete karena menurut dia baby pink sama dusty pink itu sama aja pink. Akhirnya saya berpaling pada aplikasi yang ada di handphone; Pinterest, buat tau kombinasi warna apa aja yang ok.
Setelah menghabiskan beberapa waktu untuk mempelajari soal warna dan menumbuhkan rasa percaya diri pake warna terang, ketergantungan saya pada L soal mix and match warna pakaian semakin berkurang. Dan berikut adalah beberapa inspirasi untuk padu padan warna cantik.

Continue reading “Tampil Keren Dengan Padu Padan Warna”

The Daddy Issues

Akhir akhir ini rasanya sering banget baca bagaimana para Ayah di-encourage untuk ikut terlibat langsung dalam pengasuhan anak. Beberapa artikel menyebutkan peran penting kedekatan ayah dengan anak bagi pertumbuhan jiwa si anak nantinya. Termasuk tulisan rekan saya, Mak Farida  tentang pentingnya peran ayah.
Baca juga tulisan parenting lain dari Kelompok Raisa:
Mak Eri | Mak Ima | Mak Merida | Mak Indi| Mak Winarni

 

Continue reading “The Daddy Issues”

Setelah Bertualang

Yeay, weekend is here!
Siapa yang menghabiskan akhir pekan ini dengan bertualang bersama keluarga atau teman? Atau menunggu long weekend untuk menghabiskan waktu di luar kota?

 

Kelompok saya di #kebbloggingcollab, Grup Raisa mencoba mengulik tema travelling di trigger pertama nih. Diawali oleh tulisan Mak Ima yang bercerita tentang Liburan Akhir Pekan, Ke Mana Ya?

Baca juga tulisan soal travelling lainnya dari Grup Raisa ya;

Cerita soal traveling saat hamil oleh Mak Ery | Review traveling ke BSZ oleh Mak Dira | Kisah traveling ke Batutumonga oleh Mak Winarni | Tulisan traveling ke Candi Kembar oleh Mak Farida | Ulasan mengenai travelling ke Raja Ampat-nya Riau oleh mak Merida

Kalo saya,sih mau membahas tentang apa yang biasanya dilakukan setelah bertualang alias liburan.

(Baca juga: FamilyTrip: Baby F First Flight)

Dulu, saya selalu melupakan hal hal yang masih harus saya kerjakan setelah pulang berlibur, tapi setelah punya anak, berpikir tentang setelah liburan itu harus ngapain aja jadi sesuatu yang wajib supaya ngga keteteran dan perasaan refreshed setelah liburan ngga hilang begitu saja.

Apa aja sih yang harus dilakukan? Ini yang ada di checklist saya .

Continue reading “Setelah Bertualang”

My (Current) Guilty Pleasure

Hola!

Been months ngga ngeblog nih padahal ide ide buat nulis post berseliweran di kepala. Sekalinya ngepost, malah kepikiran untuk nulis soal guilty pleasure. Duh ya, abis lebaran gini tapi nulisnya malah ada guilty dan pleasurenya. Hahaha.

Okay, setiap orang pasti lah ya suka melakukan sesuatu yang disadari bahwa itu ngga guna atau norak atau ngga approriate, tapi tetap dilakukan.  Disini saya mau cerita beberapa hal yang sebetulnya saya sadari ngga terlalu berguna, norak tapi ngangenin and I do it almost everyday.

 

Continue reading “My (Current) Guilty Pleasure”