The Daddy Issues

Akhir akhir ini rasanya sering banget baca bagaimana para Ayah di-encourage untuk ikut terlibat langsung dalam pengasuhan anak. Beberapa artikel menyebutkan peran penting kedekatan ayah dengan anak bagi pertumbuhan jiwa si anak nantinya. Termasuk tulisan rekan saya, Mak Farida  tentang pentingnya peran ayah.
Baca juga tulisan parenting lain dari Kelompok Raisa:
Mak Eri | Mak Ima | Mak Merida | Mak Indi| Mak Winarni

 

Continue reading “The Daddy Issues”

Setelah Bertualang

Yeay, weekend is here!
Siapa yang menghabiskan akhir pekan ini dengan bertualang bersama keluarga atau teman? Atau menunggu long weekend untuk menghabiskan waktu di luar kota?

 

Kelompok saya di #kebbloggingcollab, Grup Raisa mencoba mengulik tema travelling di trigger pertama nih. Diawali oleh tulisan Mak Ima yang bercerita tentang Liburan Akhir Pekan, Ke Mana Ya?

Baca juga tulisan soal travelling lainnya dari Grup Raisa ya;

Cerita soal traveling saat hamil oleh Mak Ery | Review traveling ke BSZ oleh Mak Dira | Kisah traveling ke Batutumonga oleh Mak Winarni | Tulisan traveling ke Candi Kembar oleh Mak Farida | Ulasan mengenai travelling ke Raja Ampat-nya Riau oleh mak Merida

Kalo saya,sih mau membahas tentang apa yang biasanya dilakukan setelah bertualang alias liburan.

(Baca juga: FamilyTrip: Baby F First Flight)

Dulu, saya selalu melupakan hal hal yang masih harus saya kerjakan setelah pulang berlibur, tapi setelah punya anak, berpikir tentang setelah liburan itu harus ngapain aja jadi sesuatu yang wajib supaya ngga keteteran dan perasaan refreshed setelah liburan ngga hilang begitu saja.

Apa aja sih yang harus dilakukan? Ini yang ada di checklist saya .

Continue reading “Setelah Bertualang”

My (Current) Guilty Pleasure

Hola!

Been months ngga ngeblog nih padahal ide ide buat nulis post berseliweran di kepala. Sekalinya ngepost, malah kepikiran untuk nulis soal guilty pleasure. Duh ya, abis lebaran gini tapi nulisnya malah ada guilty dan pleasurenya. Hahaha.

Okay, setiap orang pasti lah ya suka melakukan sesuatu yang disadari bahwa itu ngga guna atau norak atau ngga approriate, tapi tetap dilakukan.  Disini saya mau cerita beberapa hal yang sebetulnya saya sadari ngga terlalu berguna, norak tapi ngangenin and I do it almost everyday.

 

Continue reading “My (Current) Guilty Pleasure”

BodyTalk Soaps: Membuat Saya Ngga Takut Mandi

BodyTalk Soaps: Membuat Saya Ngga Takut Mandi

Untuk beberapa orang, mandi rasanya menjadi the ultimate me time. Makanya ada yang menghabiskan waktu lama sekali untuk mandi. Kalo saya? Dari dulu rasanya ngga terlalu mengistimewakan mandi, malah kata L, antara saya mandi atau ngga ya ngga keliatan bedanya ??.

Tiga bulan yang lalu, saya ganti merek sabun mandi dari Palmolive ke merek lain karena ada promo BOGOF (buy one get one free). Ndilalah, sabunnya ternyata ‘keras’ untuk kulit saya yang sensitif dan mengidap psoriasis (semacam kelainan autoimmune yang membuat kulit mengalami regenerasi dengan cepat jadinya terlihat bersisik atau seperti bekas luka. Lengkapnya cek google yah). Selama satu bulan saya jadi takut mandi karena kulit terasa perih pas mandi, tapi mau ganti kok sayang uang (jiwabuibuu).

Hingga pas Calendula Healing Salve yang saya gunakan untuk treat psoriasis hampir habis, saya kepikiran untuk beli sabun dari merek yang sama. Order sabun pertama saya dari  BodyTalk adalah untuk varian Honey Calendula dan Rosehip Argan, sedangkan order kedua adalah Cucumber Aloe Vera dan Honey Calendula. Kenapa ada yang beda? Nanti saya cerita ya.

Continue reading “BodyTalk Soaps: Membuat Saya Ngga Takut Mandi”