Tiga Hal yang Saya Pikirkan Sebelum Menikah

Marriage is a verb, it is a never ending work. A lifetime adaptation.

Siang tadi, saat break makan siang teman saya mengutarakan kekhawatiran jika sensasi setelah menikah yang dirasakan adalah ‘meh’ feeling,¬† hal yang biasa diutarakan dengan “segini aja nih?”. Hal tersebut mengingatkan saya bahwa kadang, sebagai perempuan, kita terlalu fokus pada¬†the wedding day, kadang juga kita menempatkan marriage in pedestal that will make us happy just because. Kita kadang lupa bahwa pernikahan dimulai setelah akad.

Saya pernah posting tulisan mengenai hal yang berubah setelah menikah dan ditulis 33 hari setelah kami menikah. Looking back, the first month truly is the honeymoon period jika dibandingkan dengan bulan-bulan setelahnya. Tapi saya masih percaya bahwa pernikahan merupakan adaptasi tanpa henti di usia pernikahan saya yang masih sangat muda ini.

Read more