Tentang Lahiran – Proses Melahirkan

Akhirnya setelah dua minggu dua bulan dari posting pertama baru bisa nulis posting lanjutan. Ini pun (pertama kali) ditulis pas lagi nunggu  diperiksa dokter. ( Dan dilanjutkan dua bulan setelahnya, haha)

Okay, postingan lalu kan sudah cerita tentang dokter dan rumah sakit ya. Posting kali ini, saya pengen cerita tentang proses lahirannya.

Read more

Tentang Lahiran – Pilihan Dokter & Rumah Sakit

Sesuai sama janji saya di posting sebelumnya, saya akan cerita tentang proses melahirkan baby F.
Sebetulnya ini semacam pay back buat semua posting posting blog tentang lahiran yang saya baca menjelang due date.

Posting kali ini, saya akan bahas soal pilihan dokter dan rumah sakit. Cerita proses lahiran di part 2 ya..

Read more

H+333: A New Chapter

Hai hai…
Setelah tulisan pembuka di awal 2016, saya ga pernah nulis lagi di blog ini. What happens? Life happened. Padahal mah emang males aja nulisnulis teh ??.

Terus sekarang pas lagi cuti, jadi kepengen nulis lagi. Kepengennya udah lama tapi gak prung, kemalasan dan keribetan di lembar baru hidup saya jadi dua hal yang utama kenapa nulis life update aja  lama dan susyah bener dari akhir Juni lalu.

Read more

Hi 2016!!

Aloha!!

Long time no write nih, sekalinya menulis lagi sudah masuk awal tahun yang baru.

 

Tahun 2015 kemarin adalah tahun rollercoaster untuk saya. Tahun dimana saya pasrah soal jodoh dan fokus pada senang senang saja. Jika tahun 2014, adalah tahun ‘penemuan’ tentang apa yang saya inginkan, tentang definisi standar dan tujuan hidup, maka tahun 2015 adalah tahun penerimaan. Menerima keterbatasan diri, menerima kenyataan demi kenyataan dan menerima bahwa hidup hanya sekali, You Only Live Once, so live it now.

Read more

H+33: 5 Hal yang Berubah Setelah Menikah

Banyak yang bilang bahwa minggu-minggu pertama pernikahan adalah masa bulan madu dimana semua tampak indah dan berbunga-bunga.
Buat saya? Hmm, biasa aja ?.

Justru minggu minggu pertama ini adalah minggu minggu adaptasi yang cukup berat. Adaptasi saya terhadap daily routine L, dan adaptasi L terhadap gaya tidur saya misalnya ?.

I don’t think the facts that we already married is hitting me up yet. Karena belum berasa ada perbedaan yang signifikan. Even sometimes saya dan L masih sering bercanda “Eh, kita udah nikah yah?”.
L berpendapat (dan saya setuju) kalo kami masih ga berasa udah nikah karena kami sudah kelamaan pacaran. Jadi ya
hari-hari saya sebelum menikah toh sudah intens communicating sama L, begitupun juga sebaliknya.

Read more