Sesuai dengan Resolusi 2018 saya yang menargetkan satu buku satu minggu, saya memulai tahun ini dengan membaca short story dari Rainbow Rowell minggu lalu. Meski bukan buku banget, ngga apa-apa lah ya. Untuk bacaan ringan dan mengawali kebiasaan lagi.

Rainbow Rowell bukanlah penulis baru buat saya. Saya jatuh hati dengan tulisan penulis ini sejak membaca buku Eleanor and Park. Awal-awal si memang agak mirip dengan The Fault in Our Stars-nya John Green minus penyakit serius. Setelah menamatkan Eleanor and Park, saya lantas melanjutkan dengan Attachments dan Landlines yang menawarkan bacaan dewasa, lalu melahap lagi buku young adult dari Rowell; Fangirl dan Carry On.

Kindred Spirits merupakan cerita yang diproduksi untuk World Book Day 2016, jadi memang harganya murah dan jika di UK, beli buku ini bisa dapet akses gratis ke buku lainnya.

On to the synopsis, Kindred Spirits menceritakan tentang Elena yang sangat menantikan peluncuran film Star Wars baru dan bela-belain untuk camp out di luar bioskop beberapa hari sebelum pemutaran perdana dimulai. Tapi camp out ini jauh dari ekspektasi Elena. Elena mengira akan ada banyak orang dengan memakai kostum untuk ikutan, tapi hanya 3 orang dan itu sudah termasuk Elena.

Meski demikian, Elena tetap ikutan camp out. Mengobrol dengan Troy, star wars’ line veteran, yang ceriwis, pun dengan Gabe yang baru kali itu ikut antri, sama dengan Elena.

Kindred Spirit membawa kita memahami perjalanan seorang fans terhadap hal yang dia sukai. Apalagi seperti Elena yang merasa bahwa Star Wars was always there. Pun menjadi salah satu link dengan ayahnya yang pergi.

(Baca juga: Sabtu Bersama Ayah)

Percakapan dengan Gabe, yang ternyata adalah teman sekolah Elena (??), juga membawa kita pada sisi lain Elena. Gabe si geek dan Elena si introvert tapi punya clique. Dari percakapan Elena dan Gabe, we can conclude that sometimes what we see ourselves as, could be different with what other people see. Thus communication and interaction are important before you pass judgement.

Sempat ada snippet tentang nerdy trend masa kini dimana genuine nerd tetap merasa aneh sendiri. Feel out of place gitu pokoknya bahkan ketika datang ke so called nerd event.

Masih banyak sisi karakter yang sebetulnya bisa dikupas dan dikembangkan. Hubungan Elena dengan ayahnya, hubungan Gabe dan Elena apakah akan berlanjut, atau kembali ke ritme kehidupan sebelumnya?

Tapi karena ini memang novelet, hanya 96 halaman, jadi cerita dicukupkan dengan apa yang terjadi saat camp out menunggu pemutaran perdana film. Meski demikian, cerita ini cukup menarik untuk dibaca kok.

The Verdict

Rowell masih menunjukkan talentanya dalam novelet ini. It’s enticing and entertaining. Cocok banget dibaca pas weekend atau menjelang tidur.

Currently on my reading list is American God. Shud I write another #scriptake for it?
Love,

Leave a Reply

Your email address will not be published.