Cerita Lahiran Ketiga: Persalinan di Tengah Pandemi

Saya kira tidak akan ada yang bisa diceritakan lagi pada persalinan ketiga. Yha karena proses lahirannya sama dengan yang pertama dan kedua: sectio caesaria. Dokter kandungan yang menangani pun sama dengan dokter saat lahiran anak kedua.

Ndilalah, ternyata persalinan ketiga ini dilakukan saat pandemi dengan janin kembar pula. Tentu saja jadi berbeda.

Dari awal kehamilan, saya sudah diwanti-wanti dokter kandungan saya jika janin kembar biasanya tidak sampai full term 40 minggu, dokter mentargetkan bahwa setidaknya kehamilan berlangsung hingga 37 minggu agar semua organ twinnies matang.

Read more

Ke Rumah Sakit Saat Pandemi

Salah satu hal yang saya (dan saya yakin banyak orang lain) hindari saat COVID-19 merebak adalah pergi ke fasilitas kesehatan. Bukan apa-apa, tapi ya kita kan harus tetap waspada apalagi kita ngga tau di tempat faskes itu ada yang sudah positif, PDP atau ODP. Bahkan beberapa dokter spesialis anak dan obgyn sudah ada yang menganjurkan untuk menunda vaksin atau kunjungan bagi yang tidak urgent.

Ke Rumah Sakit Saat Corona

Ndilalah, Sabtu malam lalu saya menemukan sesuatu yang putih-putih di atas gusi Fathan tapi bukan gigi karena lembek. Anaknya memang ngga menunjukkan gawat sih, ngga ada demam atau rewel. Hanya lebih sulit makan dan ileran.

Read more

Cerita Kehamilan Kedua: Kekurangan Zat Besi

Sudah lama mau nulis soal pengalaman kekurangan zat besi. Tapi karena kelupaan akhirnya draft yang hanya dikasih judul ini ngendon 2 minggu lamanya tanpa tersentuh. Well, kehamilan kedua memang penuh cerita, salah satunya adalah soal kurang zat besi ini.

Read more

Tentang Lahiran Anak Kedua

Setelah menuliskan melankoli yang menyerang di trimester dua dan tiga kehamilan di Oktober lalu, saya ngga menyangka jika tiga minggu setelahnya baby Kiwi diputuskan untuk melihat dunia lebih awal. Padahal masih banyak cerita yang ingin saya tuliskan dalam tema kehamilan kedua. Oh well, mungkin akan saya cicil. Kalo ngga lupa atau keburu males.

Saat kontrol di usia kehamilan 32 minggu, dokter sudah memberikan informasi mengenai jumlah ketuban yang ngepas. Indeksnya hanya 10. Saya diingatkan lagi untuk konsumsi air minum minimum 3 liter. Jumlah yang tidak terlalu sulit saat weekdays, tapi butuh banget perjuangan untuk dikejar saat weekend.

Read more

Kontrol Kehamilan; Memilih Dokter dan Rumah Sakit

Salah satu hal pertama yang terlintas di pikiran saya saat melihat dua garis di testpack adalah mau periksa ke mana? ke siapa? Sebetulnya sih, kalo mau mudah tanpa harus pilah-pilih lagi ya tinggal kembali ke dr. Stella, dokter yang membantu persalinan cici F. Apalagi memang dr. Stella dan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading ini kan sudah sesuai dengan apa kriteria kami; dokter perempuan, lokasi rumah sakit yang cukup dekat, dan tempat parkir mumpuni. Oleh karena itu, untuk kontrol pertama kehamilan, saya kembali ke dr. Stella Shirley Mansyur di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Read more