Post-Partum Frustation: The Beginning

Post Partum Depression

14 Dec 18

When I write this, I still feel the hesitation and worry whether to write this story of not. I’m still thinking is it the right thing to do this? To record and publish what I experienced. Is it okay? Will it be like only a cry for attention, a memoar, or a valuable share? But then, I feel it’s better to write this up first, would it be published? I don’t know. Havent decide it yet. But it better to express all the emotion running havoc inside, than to have it cyrstalized and become silent disease that may affect me and my circle.

So, here we go.

Post Partum Depression
Read more

Wrapping Up 2018

Udah telat ga sih nulis refleksi tahun 2018? Apalagi sekarang Januari udah mau habis, tapi demi menyimpan kenangan tahun lalu, ngga apa-apa lah ya baru saya tulis sekarang.

Dua tahun belakangan saya biasanya flashback per bulan saya ngapain aja, kemana aja atau dapat achievement apa, tapi tahun ini saya bikin berbeda karena saya menghabiskan 35 out of 52 weeks of 2018 dengan suatu peristiwa yang sama. Oh well, the biggest question adalah apakah resolusi tahun 2018 tercapai? Ada yang iya banget, tapi mostly tidak tercapai. Mari kita review.

Read more

Tentang Penampilan

Salah satu nasihat (atau peribahasa?) yang paling naif menurut saya selain dari ‘jangan pilih-pilih teman’ adalah ‘don’t judge a book by its cover’ alias jangan lihat dari penampilannya saja. But sadly, we do judge people by their appearance. Saya pikir saya bukan orang yang judgmental, apalagi dengan prinsip ‘urusan lo yang ngga ngaruh ke gw, ya bukan urusan gw’ tapi ada saatnya saya menilai orang dari penampilan. Saat FGD atau ngeliat responden yang direkrut pas CLT misalnya, I do judge them based on their appearance. Sesederhana saya sangsi kalo si A ini beneran mid-upper class apa bukan dari dia pake tas merek apa, bajunya looks good on her atau ngga.

Read more

Kontrol Kehamilan; Memilih Dokter dan Rumah Sakit

Salah satu hal pertama yang terlintas di pikiran saya saat melihat dua garis di testpack adalah mau periksa ke mana? ke siapa? Sebetulnya sih, kalo mau mudah tanpa harus pilah-pilih lagi ya tinggal kembali ke dr. Stella, dokter yang membantu persalinan cici F. Apalagi memang dr. Stella dan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading ini kan sudah sesuai dengan apa kriteria kami; dokter perempuan, lokasi rumah sakit yang cukup dekat, dan tempat parkir mumpuni. Oleh karena itu, untuk kontrol pertama kehamilan, saya kembali ke dr. Stella Shirley Mansyur di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Read more